Blog adalah ruang-ruang atau laci-laci atau kotak-kotak yang merekam berbagai peristiwa yang dinilai menarik oleh pemilik blog sehingga ia menuliskannya di dalam blognya. Kegunaan blog masih menjadi perdebatan sengit, apakah sebagai sarana informasi atau sepenuhnya terserah kepada penulisnya untuk menuliskan apa yang diinginkannya. Sebagian lagi mempergunakan blog sebagai sarana untuk mendulang uang dengan cara mengikuti program-program paid review, yaitu program yang memfasilitasi pertemuan antara pemilik sebuah produk dan blogger yang mau menuliskan review tentang produk tersebut di blog-nya dan dibayar sejumlah tertentu.
Saya adalah seorang blogger, dan saya tidak malu-malu mengatakan hal itu, karena saya memiliki blog (lebih tepatnya: beberapa blog) dan mengisinya secara rutin. Bagi saya ngeblog adalah sebuah hobi yang mengasyikkan karena dengan ngeblog saya bisa berlatih menulis dan menuangkan pikiran-pikiran saya, menumpahkan emosi-emosi saya dan menjadikannya serangkaian kata-kata yang kemudian menjadi kalimat-kalimat yang membentuk sebuah paragraf. Paragraf-paragraf ini tersusun membentuk sebuah tulisan, sebuah artikel, sebuah gambaran dari suatu peristiwa atau pemikiran ttg sesuatu atau bahkan informasi mengenai sesuatu.
Sebelum mempunyai sebuah blog saya telah terbiasa juga menuliskan semua itu, sama seperti ketika menulis di blog, yaitu menuangkannya dalam sebuah diary. Hal-hal yang saya tuliskan di diary adalah hal-hal yang sama seperti yang saya tuangkan di blog, bahasa saya juga sama, cara saya menuliskannya juga sama. Maka bagi saya blog adalah diary, catatan sehari-hari yang semi-private. Mengapa semi-private, sebab sebagian orang (yang setia mengunjungi blog saya) dapat membacanya, walaupun saya tahu bahwa tidak semua yang berkomentar memang membaca tentu saja, karena kadang-kadang saya juga begitu, tidak selalu membaca apa yang saya komentari... (berhenti dulu)
Karena sudah ada komentar dari Anita alias Mommy Adit (hihi, bener2 asyik mmg ngeblog itu nge-update-nya bisa bener2 dari menit ke menit dan masukan yg didapatkan pun langsung, ini yg seru) maka saya lanjutkan bahwa, sejujurnya, saya kadang2 memang tidak membaca entri2 tertentu yang biasanya adalah forward-an email atau copas dari berita-berita koran atau artikel majalah, sebab seringkali saya sudah pernah membacanya. Dan ada juga yang karena saya tidak menangkap isinya tapi merasa punya hutang (ga tahu hutang apa) untuk mengomentari, maka dengan sepenuh hati saya mengomentari tanpa benar2 paham atau bahkan tanpa membaca sampai habis (seriuuus), yang kayak begini ini memang aneh, namun hal itu juga merupakan salah satu dari sejumlah hal yang berlaku dalam dunia perbloggingan, yaitu karena adanya interaksi akibatnya isi tulisan tidak lagi penting yang lebih mengemuka adalah silaturahmi, jadi komentar adalah salah satu bentuk silaturahmi, selain nge-shout di shoutbox.
Pasti pernah melihat semboyan: U Comment I Follow. Sebenarnya gerakan ini tadinya bukan gerakan untuk saling mengomentari, tetapi lebih kepada reciprocal link, yaitu menghilangkan kode no-follow di template blogspot menjadi do follow, agar mereka yang berkomentar di kolom komentar sebuah blog juga "tertangkap" jejaknya oleh bot-nya google dan dengan demikian maka ada pautan link yang tujuannya untuk mengirim pengunjung ke blog komentator tersebut sehingga kemungkinannya untuk muncul di halaman mesin pencari menjadi lebih besar, dan karena itu maka biasanya dianjurkan untuk berkomentar di blog yang sudah ramai pengunjungnya dan memakai badge Do Follow, agar sebagai komentator pun kebagian "juice" dari google.
Terus terang, kadang-kadang ketika membaca keluhan-keluhan kok blog-nya sepi, atau kenapa dia sudah rajin berkomentar tetapi tidak dikomentari kembali, bahkan ada yang setengah memaksa dengan cara rajin mengkampanyekan entri terbarunya di shoutbox orang lain, saya merasa jadi lelah hati. Mungkin karena bagi saya ngeblog itu lebih ke menulis dan menuangkan ide ya? Dan saya pasti rajin ke tempat-tempat yang menyenangkan bagi saya (bukan karena keharusan atau karena ingin dikomentari balik atau karena mau mendapatkan kenalan sebanyak-banyaknya dari dunia maya) yang bahkan seringkali dapat menginspirasi saya untuk menuliskan sebuah entri, atau membuat saya sungguh-sungguh memikirkan sebuah isu tertentu.
Beberapa waktu yang lalu saya sempat membaca selintas saja sebuah kalimat yang berbunyi: Blog quality of articles or author personality? Well, kalau menurut saya pribadi, popularitas bisa datang dari personalitas penulisnya, dan tidak ada yang salah dengan hal itu. Namun untuk jangka panjang, kualitas tulisanlah yang akan menang, karena seorang blogger memiliki waktu hidup yang cuma sekian saja, sedangkan tulisannya atau keberadaan blog-nya (selama blogspot atau WP atau penyedia fasilitas blog lainnya tidak meniadakan fasilitas ini ) dan mengingat betapa besar dan tak terbatasnya ruang tampung dunia maya ini, maka dapat dikatakan bahwa tulisan-tulisan yang akan ditinggalkan oleh para blogger saat ini merupakan sebuah warisan yang abadi, yang akan dibaca oleh generasi setelah kita, lama setelah kita sendiri yang menuliskan blog ini sudah tidak ada lagi di sini.
Blog adalah sekeping keabadian.
Senin, 11 Mei 2009
Kamis, 07 Mei 2009
Langkah-langkah membuat blog
Langkah - langkah membuat blog
1. Buka blog di www.blogger.com2. Klik Ciptakan Blog Anda Sekarang
3. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, isi formulir pendaftarannya.
4. Lalu klik Lanjutkan
5. Isi formulir selanjutnya, lalu klik Lanjutkan
6. Plih template yang diiinginkan, lalu klik Lanjutkan.
7. Blog Anda telah diciptakan. Dan Anda dapat memulai posting
Rabu, 06 Mei 2009
Ciri-ciri blog yang tidak berkualitas
ciri blog yang tidak berkualitas:
a. Hindari teks atau link teks yang tidak terlihat (warna teks atau link yang serupa dengan warna background, teks berada di belakang gambar, menggunakan CSS untuk membuat link yang kecil, atau menggunakan ukuran huruf 1).
b. Jangan menggunakan halaman yang cloaking, seperti menampilkan konten halaman yang berbeda antara ke search engine dan ke pengunjung.
c. Jangan mengirimkan query otomatis ke Google, misalnya menggunakan tool atau software seperti WebPosition Gold untuk memposisikan ranking blog dalam hasil pencarian Google dengan berbagai macam query.
d. Jangan mengisi halaman blog dengan kata kunci yang tidak relevan.
e. Jangan membuat banyak halaman, subdomain atau domain dari hasil duplikasi konten (mempunyai konten yang sama).
f. Jangan membuat halaman blog dengan maksud yang jahat, seperti phising atau memasang virus, trojan, atau badware yang lainnya.
g. Hindari halaman 'doorway' yang hanya dibuat untuk search engine atau pendekatan 'cookie cutter' lainnya seperti blog dengan konten yang tidak asli dan tidak bermakna, yang hanya untuk mengikuti program affiliasi semata.
h. Jika blog Anda diikutsertakan dalam program affiliasi seperti Google AdSense, pastikan blog Anda mempunyai nilai tambah. Tawarkan konten yang unik,asli dan relevan sehingga pengunjung memiliki alasan mengunjungi situs Anda.
a. Hindari teks atau link teks yang tidak terlihat (warna teks atau link yang serupa dengan warna background, teks berada di belakang gambar, menggunakan CSS untuk membuat link yang kecil, atau menggunakan ukuran huruf 1).
b. Jangan menggunakan halaman yang cloaking, seperti menampilkan konten halaman yang berbeda antara ke search engine dan ke pengunjung.
c. Jangan mengirimkan query otomatis ke Google, misalnya menggunakan tool atau software seperti WebPosition Gold untuk memposisikan ranking blog dalam hasil pencarian Google dengan berbagai macam query.
d. Jangan mengisi halaman blog dengan kata kunci yang tidak relevan.
e. Jangan membuat banyak halaman, subdomain atau domain dari hasil duplikasi konten (mempunyai konten yang sama).
f. Jangan membuat halaman blog dengan maksud yang jahat, seperti phising atau memasang virus, trojan, atau badware yang lainnya.
g. Hindari halaman 'doorway' yang hanya dibuat untuk search engine atau pendekatan 'cookie cutter' lainnya seperti blog dengan konten yang tidak asli dan tidak bermakna, yang hanya untuk mengikuti program affiliasi semata.
h. Jika blog Anda diikutsertakan dalam program affiliasi seperti Google AdSense, pastikan blog Anda mempunyai nilai tambah. Tawarkan konten yang unik,asli dan relevan sehingga pengunjung memiliki alasan mengunjungi situs Anda.
Ciri-ciri blog yang berkualitas
ciri-ciri kualitas design dan konten yang baik :
1. Blog dengan susunan dan link teks yang jelas. Setiap halaman harus dapat dicapai paling sedikit dengan satu link teks yang statis.
2. Blog yang menawarkan site map kepada pengunjung dengan link yang langsung menuju ke bagian penting dari blog Anda. Apabila dalam site map terdapat lebih dari 100 link, sebaiknya pisahkan site map ke halaman yang berbeda.
Untuk membuat site map, dapat dipelajari di Mendaftarkan Blog ke Google dan Membuat Site Map. Untuk memeriksa jumlah link dapat digunakan tools Submit Express, kita tinggal mengisi URL blog kita, klik submit. Maka akan terlihat meta tag report, meta tag analysis dan web page analysis. Di web page analysis kita dapat melihat jumlah URL dalam halaman blog kita.
3. Blog yang berisi informasi yang berguna, padat dan jelas, serta secara akurat dapat menggambarkan konten blog.
4. Cari kata kunci yang banyak dicari orang dan pastikan blog Anda mengandung kata kunci tersebut.
5. Usahakan untuk menggunakan teks, bukan gambar. Jika ingin menampilkan gambar, jangan lupa memberi 'alt tag' di dalam source code. Robot Google tidak mengenali gambar.
6. Pastikan judul tag dan atribut ALT yang Anda gunakan benar-benar akurat dan menggambarkan website.
7. Rajin memeriksa apakah ada link yang mati atau kode HTML yang salah. Salah satu tools yang bisa digunakan untuk mengecheck broken link adalah Validator.
8. Apabila menggunakan halaman dinamis (seperti URL yang mengandung karakter tanda "?"), berhati-hatilah karena tidak setiap search engine dapat mengindeks halaman dinamis. Usahakan untuk membuat parameter sesingkat mungkin dan sedikit saja.
9. Pastikan link dalam halaman blog dalam jumlah yang rasional (tidak lebih dari 100 link).
1. Blog dengan susunan dan link teks yang jelas. Setiap halaman harus dapat dicapai paling sedikit dengan satu link teks yang statis.
2. Blog yang menawarkan site map kepada pengunjung dengan link yang langsung menuju ke bagian penting dari blog Anda. Apabila dalam site map terdapat lebih dari 100 link, sebaiknya pisahkan site map ke halaman yang berbeda.
Untuk membuat site map, dapat dipelajari di Mendaftarkan Blog ke Google dan Membuat Site Map. Untuk memeriksa jumlah link dapat digunakan tools Submit Express, kita tinggal mengisi URL blog kita, klik submit. Maka akan terlihat meta tag report, meta tag analysis dan web page analysis. Di web page analysis kita dapat melihat jumlah URL dalam halaman blog kita.
3. Blog yang berisi informasi yang berguna, padat dan jelas, serta secara akurat dapat menggambarkan konten blog.
4. Cari kata kunci yang banyak dicari orang dan pastikan blog Anda mengandung kata kunci tersebut.
5. Usahakan untuk menggunakan teks, bukan gambar. Jika ingin menampilkan gambar, jangan lupa memberi 'alt tag' di dalam source code. Robot Google tidak mengenali gambar.
6. Pastikan judul tag dan atribut ALT yang Anda gunakan benar-benar akurat dan menggambarkan website.
7. Rajin memeriksa apakah ada link yang mati atau kode HTML yang salah. Salah satu tools yang bisa digunakan untuk mengecheck broken link adalah Validator.
8. Apabila menggunakan halaman dinamis (seperti URL yang mengandung karakter tanda "?"), berhati-hatilah karena tidak setiap search engine dapat mengindeks halaman dinamis. Usahakan untuk membuat parameter sesingkat mungkin dan sedikit saja.
9. Pastikan link dalam halaman blog dalam jumlah yang rasional (tidak lebih dari 100 link).
macam-macam blog
1. Blog pribadi,
2. Blog budaya
3. Blog topikal
4. Blog bisnis
5. Blog ilmu pengetahuan
6. Mobile Blog
7. Blog kolaboratif
8. Blog penjualan
9. Forum Blog
10. Direktori Blog
2. Blog budaya
3. Blog topikal
4. Blog bisnis
5. Blog ilmu pengetahuan
6. Mobile Blog
7. Blog kolaboratif
8. Blog penjualan
9. Forum Blog
10. Direktori Blog
fungsi blog
Fungsi fungsi tersebut adalah:
1.Blog digunakan untuk menulis diary
2.Blog digunakan untuk belajar menjadi penulis
3.Blog digunakan sebagai media kampanye
4.Blog digunakan untuk Tutorial
5.Blog digunakan untuk promosi bisnis
6.Blog digunakan sebagai sumber penghasilan
1.Blog digunakan untuk menulis diary
2.Blog digunakan untuk belajar menjadi penulis
3.Blog digunakan sebagai media kampanye
4.Blog digunakan untuk Tutorial
5.Blog digunakan untuk promosi bisnis
6.Blog digunakan sebagai sumber penghasilan
Langganan:
Komentar (Atom)